'Beruntung'

Salah satu yang membuat aku memilih jalan kaki sebagai olah raga, selain karena murah meriah, olga ini membuat aku banyak bertemu orang di pagi hari. Bertegur sapa. Saling melempar senyum. Atau hanya sekedar menganggukkan kepala. Tanda bahwa kami saling tahu satu sama lainnya.

Bagiku, 'menebar senyum tiga jari' di pagi hari, menjadi awal yang bagus untuk memulai hari. Memberi 'energi positif'. Hati menjadi riang dan bahagia. 😉.

Tapi, bila 'beruntung' aku akan mendapat kebahagiaan yang 'berlipat - lipat'. Seperti ini.....

Hari ini aku memilih rute jalan pagi melewati jalan pasar dekat rumah. Karenanya aku banyak berjumpa dengan ibu - ibu yang akan belanja. Atau pedagang yang membawa barang ke pasar.

Dipersimpangan jalan, aku berpapasan dengan seorang mas - mas yang tampak 'repot'. Satu tangan memegang motor, satunya lagi memegang wadah jajanan. Tampaknya beliau hendak menyetor jualannya di pasar.

Tiba - tiba, si mas menguap begitu lebar. Membuatku terperangah melihatnya. Sedetik kemudian bersiap untuk tertawa geli. Namun kubatalkan. Gak enak. 😁. Walau tetap saja, bahuku terguncang karena menahan tawa.

Sementara si mas tampak tersipu malu. Dan segera berlalu dengan motornya. Tampaknya, ini bukan pagi yang menyenangkan untuknya. Tapi tidak untukku. Karena setelah si mas berlalu, aku pun menuntaskan tawaku yang tadi tertunda.

Maaf, ya mas.. gak bermaksud untuk bahagia di atas 'penderitaan' orang lain. 😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer