Perintah

Salah satu cara ibu guru mengetahui kemampuan anak memahami bahasa adalah dengan memberi mereka perintah. 😊. Tentu saja, perintah yang diberikan di sesuaikan dengan kemampuan anak di masing - masing kelompok usia.

Misalnya....

Untuk anak di kelompok usia 2 - 3 tahun, maka mereka diharapkan sudah mampu menjalankan arahan 1 pesan dalam 1 perintah...
Begini bunyinya..
"Tolong bawakan piring ini ke belakang."

Untuk anak di kelompok usia 3 - 4 tahun, sudah mampu melakukan arahan 2 pesan dalam 1 perintah.
Jadi begini bunyinya ...
"Tolong bawakan piring ini ke belakang. Berikan pada ibu guru."

Sedangkan untuk anak di kelompok usia 4 - 5 tahun, maka mereka sudah mampu melakukan arahan 3 pesan dalam 1 perintah.
Maka begini bunyinya..
"Tolong bawa piring ini ke belakang. Berikan pada ibu guru. Trus bilang, kalau ini piring kotor."

Namun, karena setiap hari bermain bersama dengan anak dari semua kelompok usia, maka inilah yang terjadi kemudian...

"Mbak Yayuk, sudah," Nino memberitahukan bahwa dia sudah selesai makan.

"Ok. Kita do'a dulu, ya," ajakku yang kemudian membimbingnya membaca do'a sesudah makan.
"Sekarang, Nino bawa piring ini ke belakang. Trus cuci tangan. Setelah itu minum, ya," perintahku pada Nino. Sementara aku melanjutkan kembali membereskan meja makan seusai makan siang.

Detik berlalu melampaui menit, aku tak melihat Nino kembali ke dalam kelas. Piring bekas dia makan, masih kulihat di atas meja. Segera aku ke belakang.

Hmmm.. seperti yang kuduga. Nino tengah asyik bermain dengan sabun dan air kran. Meremas - remas busa sabun dan mengalirkannya di bawah kran.

Salah satu ibu guru yang sudah berdiri di belakangku pun berkata, "Bu Yayuk kebanyakan ngasih pesannya. Yang nyangkut cuma satu."

Aku cuma bisa nyengir kuda menyadari kesalahanku. Nino khan, baru berusia 2 tahun lebih sedikit.😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer