Kehilangan

Hampir setiap hari melakukan olah raga jalan pagi, membuatku bertemu dengan orang - orang yang sama. Karenanya, aku menjadi hafal dengan mereka. Berawal dari hanya melempar senyum, tak jarang kemudian diikuti dengan berbincang singkat. Sekedar basa - basi. Sebagai penanda bahwa kami saling tahu satu sama lainnya.

Salah satu yang sering kujumpai adalah dua orang bapak sepuh. Beliau berdua ini hampir selalu aku jumpai, ke arah mana pun aku memilih rute jalan pagi. Dan setiap kali bertemu, beliau berdua selalu dengan ramah menyapa. Bahkan ketika dari jauh sudah melihatku, senyum keduanya sudah terkembang.

Ketika beberapa waktu lalu aku sempat libur agak lama dari acara jalan pagi, mereka menanyakan saat kami bertemu. Mereka khawatir aku kenapa - napa. 😊.

Belakangan ini, gantian aku yang tak pernah menjumpai beliau berdua. Tumben. Tidak seperti biasanya.

Pagi ini... aku menemukan jawabannya...

Saat berjalan pagi, dari jauh aku melihat salah satu dari bapak sepuh. Heran saja. Biasanya selalu berdua. Ketika semakin mendekat...

"Teman saya sakit, mbak," ujar si bapak. Memberitahu.
"Stroke. Sudah 2 minggu ini. Sekarang gak bisa jalan. Gak bisa ngomong." Raut wajah beliau terlihat sedih.
"Kalau saya temui, dia cuma nangis," lanjut beliau. Kali ini aku melihat mata yang mulai berkaca - kaca.

Dan.... tetiba sebuah kesedihan turut menjalari seluruh tubuhku. Merasakan arti kesedihan seorang sahabat atas sahabatnya yang sedang sakit. Mataku pun, ikut berkaca - kaca. Aku kehilangan satu teman jalan pagi.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer