Ekstrim

Pagi hari, seraya menemani anak - anak bermain, aku dan ibu guru terlibat dalam sebuah obrolan seru. Hingga salah satu ibu guru memberi komentar, "Itu ekstrim banget!"

Dan aku pun menimpali, "Iya. Setuju."

Tapi apa yang terjadi sedetik kemudian?
"Aku mau es krim," Nathan datang tiba - tiba menghampiri. Sambil merengek.

Aku dan ibu guru saling pandang. Ada yang aneh... Untuk selanjutnya jadi paham dan tersenyum lebar..

"Ekstrim, Than. Bukan es krim," ujar ibu guru, yang akhirnya memberi penjelasan singkat antara 'es krim' dan 'ekstrim'.

Gini, deh jadinya. Kalau Nathan ikutan nimbrung obrolan ibu guru. Atau mencuri dengar? 😁.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer