Duka
Bagiku, olah raga jalan pagi, selain menyehatkan raga juga menyegarkan jiwa. 😊. Saat jalpag, aku bertemu dengan orang - orang yang beraktivitas sama denganku atau tujuan lainnya.
Berpapasan hampir setiap hari, merasa saling kenal, melempar senyum
hingga akhirnya saling tegur sapa. Bertanya kabar atau sekedar basa -
basi yang biasa. Tapi kegiatan seperti ini membuat aku merasa senang
untuk memulai hari.
Salah satu pejalan kaki yang sering aku temui adalah sepasang bapak sepuh.
Tapi sejak sekitar sebulan ini, salah satu dari mereka mendapat
serangan jantung. Stroke. Jadilah hanya seorang bapak lainnya saja yang
sering kujumpai.
Dan pagi
ini, ketika aku berjalan pagi, kembali bertemu dengan beliau. Bedanya,
kali ini beliau berolah raga bersama sang istri. Aku pun dikenalkan
dengan istrinya.
Lalu berceritalah beliau..
"Mbak, teman saya yang kemarin sakit, sekarang sudah gak ada."
Innalillahi wa innaillaihi roji'uun....
"Beliau meninggal tidak lama setelah saya ketemu mbaknya dan cerita kemarin," lanjut beliau.
Jadi, sekitar 2 pekan lalu saat aku bertemu di salah satu acara jalpag, beliau memberitahu bila temannya terkena stroke. Dan ternyata, tak berselang lama, sang teman pun pergi untuk selamanya.
Kali ini, aku menangkap raut sedih yang lebih dalam dibandingkan ketika beliau memberi tahu tentang sakit temannya. Disertai dengan rasa kehilangan yang teramat sangat.
Namun, aku juga senang karena kali ini beliau tidak sendiri lagi saat jalpag. Ada sang istri yang menemani.
Akhirnya, ajal memang Allah yang tentukan. Tapi menjaga jiwa dan raga titipanNya ini adalah tugas kita.
Tetap sehat. Tetap semangat. Selamat hari Ahad.. 😊.
(Posting : fb)
Lalu berceritalah beliau..
"Mbak, teman saya yang kemarin sakit, sekarang sudah gak ada."
Innalillahi wa innaillaihi roji'uun....
"Beliau meninggal tidak lama setelah saya ketemu mbaknya dan cerita kemarin," lanjut beliau.
Jadi, sekitar 2 pekan lalu saat aku bertemu di salah satu acara jalpag, beliau memberitahu bila temannya terkena stroke. Dan ternyata, tak berselang lama, sang teman pun pergi untuk selamanya.
Kali ini, aku menangkap raut sedih yang lebih dalam dibandingkan ketika beliau memberi tahu tentang sakit temannya. Disertai dengan rasa kehilangan yang teramat sangat.
Namun, aku juga senang karena kali ini beliau tidak sendiri lagi saat jalpag. Ada sang istri yang menemani.
Akhirnya, ajal memang Allah yang tentukan. Tapi menjaga jiwa dan raga titipanNya ini adalah tugas kita.
Tetap sehat. Tetap semangat. Selamat hari Ahad.. 😊.
(Posting : fb)
Komentar