Telinga dan Kuping

Pagi hari....

Aku bergabung dengan anak - anak di kelas 3 - 4 tahun. Mereka sedang bermain di sentra persiapan. Salah satu permainan yang diberikan ibu guru adalah menempel bentuk geometri pada gambar kepala.

Tujuan permainan ini adalah anak - anak belajar tentang nama anggota tubuh, fungsinya, mengenal warna dan bentuk geometri.

Karena salah satu tugasku membuat penilaian kegiatan anak - anak, maka hari ini aku berencana untuk membuat penilaian hasil karya milik Nathan.

"Nathan, ini gambar apa?" Tanyaku pada Nathan. Aku menunjuk pada lingkaran besar di gambar.

"Lingkaran," jawabnya.

Bener, sih. Walau jawaban yang kuinginkan adalah kepala. 😊.

"Trus, ini apa Than?" Aku pindah menunjuk gambar telinga.

Nathan tampak terdiam. Dari wajahnya terlihat kalau dia bingung dengan bentuk yang 'tidak biasa'.

"Ini telinga," aku menjawab sendiri pertanyaan yang kuajukan. "Telinga Nathan mana?" Tanyaku lagi.

"Gak punya telinga," jawab Nathan.

"Lha? Ini apa dong?" Aku memegang kedua telinganya.

"Kuping," jawab Nathan dengan ceria.

Kontan saja ibu guru tertawa geli mendengar jawaban Nathan. Sementara aku cuma bisa nyengir kuda. 😂

Untuk Nathan, kuping dan telinga itu berbeda. 😜.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer