Lebih Nendang

Ini... tentang sebuah makanan khas suatu daerah... Saat berkesempatan kembali ke Solo, maka salah satu hal yang harus dicari sebagai buah tangan adalah makanan khas dari Solo. Serabi.

Dulu pun, setiap akan pulang ke Jogja oleh - oleh yang sering kubawa.... ya serabi ini.

Dan ketika kemarin mengunjungi toko penjualan serabi ...... 

"Jeng Di, ini khan toko serabi Solo yang ada di dekat sekolah?" Aku bertanya pada ibu guru. Untuk meyakinkan. 

"Iya, ya. Kenapa kita jauh - jauh belinya. Lha wong di Jogja juga ada," ujar ibu guru yang kusapa dengan 'Jeng Di'. Oya, saat tidak di sekolah, aku biasa memanggil ibu guru dengan sapaan 'Jeng' didepan nama mereka. 😊. 

Namun.... yang terjadi kemudian adalah sebuah 'keheranan'.... Ternyata, rasa serabi yang kubeli di Solo ini, berbeda dengan rasa serabi yang di Jogja. Walau dengan nama toko yang sama, kemasan dan bentuk yang sama pula.

Serabi 'asli' Solo, rasanya lebih 'nendang' kemana - mana. Ibarat sebuah pukulan, rasa sakit yang dirasakan, merata ke seluruh tubuh. Maka rasa Serabi dari Solo ini, rasanya lebih maknyus dan menggoyang lidah.

Jadi terpikir kemudian. Mungkin tempat, suasana, udara, air yang mengalir dan segala hal yang bercampu baur dari suatu daerah, mampu mempengaruhi rasa dari sebuah masakan khas. Ketika masakan itu dibuat di tempat lain, maka semua komponen nya jadi berubah. Sehingga rasa masakan itu ikutan berubah. 

Sebuah dugaan, yang mungkin, ada yang berminat untuk membuktikan kebenarannya? 😂.

(Posting : ig)

Komentar

Postingan Populer