Buka Mulut

Beberapa anak, ketika makan nasi atau makan snack di sekolah, selalu dengan terburu - buru. Mulut yang masih penuh dengan makanan, sudah diisi lagi. Sehingga tak jarang jadi tersedak atau bahkan muntah. Itu sebabnya, ibu guru memberi perhatian khusus pada anak - anak yang seperti ini.

Caranya dengan mendampingi mereka saat makan. 'Menahan' tangannya agar tidak memasukkan makanan sebelum habis yang di mulut. Atau meminta mereka untuk membuka mulutnya terlebih dahulu. Sebelum kembali menyuapkan makanan. Untuk melihat masih ada atau tidak makanan yang tersimpan di mulut. 

Dan Hana adalah salah satu anak yang 'hobi'nya makan dengan terburu - buru. Sehingga ibu guru sering kali memintanya membuka mulut sebelum kembali menyuapkan makanan.

Karena terlalu sering, akhirnya tanpa diminta, Hana selalu membuka mulutnya terlebih dahulu dan menunjukkan pada ibu guru, sebelum dia menyuapkan makanan.

Dan inilah ceritanya....
"Hana, baloknya dibentuk. Bukan dipukul - pukulkan," aku mengingatkan Hana yang sedang memukul - mukulkan balok warna di lantai.

Apa yang terjadi? Hana menghampiriku dan membuka mulutnya.

"Hana ngapain?"

"Sudah habis," jawabnya sambil kembali menunjukkan mulutnya yang kosong.

Dan akupun tertawa geli... 😂.  Perintahnya main, Nak. Bukan buka mulut.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer