Panggilan

Ini tentang sebuah panggilan. Panggilan kepada ibu..... 

Aku biasa memanggil ibu dengan 'ibu'. Namun dalam sekejap panggilan ini akan berubah menjadi 'mama', 'mami' atau yang sejenisnya, sesuka aku saja.

Dan ternyata, kebiasaan yang sama dikuti pula oleh keponakan bungsuku. Gadis cantik berbaju biru di photo ini. Dia memanggil ibunya, yang tak lain adalah mbakku dengan panggilan 'ibu'. Namun, sama sepertiku, panggilan ini bisa berubah menjadi 'mama', 'mami', sesuka dia saja. 

"Kenapa, sih adek sama bulek kalau manggil ibu sama titi selalu ganti - ganti?" Tanya keponakan cantik yang sulung suatu kali. 
Titi adalah panggilan keponakanku untuk eyang putri mereka, alias ibuku. 

"Karena adek dan bulek sama - sama anak bungsu," jawabku. Asal. Sekenanya ajah.
Lalu saling pandang seraya tersenyum pada keponakan yang bungsu. 

"Trus kalau lagi rame, gimana Titi tahu kalau yang manggil 'mama' itu bulek?" Tanyanya lagi. Sepertinya dia masih 'aneh' dengan panggilanku yang berubah - ubah. 😀.

 "Titi sangat tahu intonasi, tekanan dan nada suara bulek," jawabku ngarang.
Dan kami tergelak bersama.

Tak penting bagaimana kita memanggil orang tua perempuan kita. Mama, Bunda, Ibu, Ummi, Mami, atau lainnya. Yang penting, bagaimana bakti kita pada beliau. 😊.

(Posting : ig)

Komentar

Postingan Populer