Fokus

Sudah menjadi 'rahasia umum', bila bermain Afif lebih banyak berbicara dari pada menghasilkan karya. Mainan yang ada di hadapannya, dibiarkan begitu saja. Sementara dia sibuk mengomentari karya atau mainan teman lainnya.

Pagi ini, ibu guru memberinya 'tantangan'. Afif diminta untuk membuat sesuatu dari pasang bongkar yang diambilnya. Sebagai hadiahnya, ibu guru akan memberi ikan paus dari kertas lipat.

Afif setuju untuk hadiahnya. Tapi tidak rupanya untuk membuat mainan. Dia tetap saja asyik mengomentari karya Atma. Bahkan sesekali usil, mengganggu Atma.

Hingga kemudian..

"Afif! Ayo fokus sama mainannya," tegur ibu guru.

Mendapat peringatan, Afif segera kembali ke keranjang pasang bongkar miliknya. Tapi tidak lama. Karena beberapa saat kemudian, dia kembali 'berkicau'.

"Afif! Fokus," aku ikutan mengingatkan. Tapi dengan membunyikan kata 'fokus' menjadi 'fokes'. Layaknya 'sukses' menjadi 'sakseis'. 😁.

Apa yang terjadi?

"Afif! Ayo fokesmas," teriak Atma. Ikut - ikutan mengingatkan.

Aku dan ibu guru saling pandang untuk kemudian tertawa geli. Lha kok jauh banget jadi 'fokesmas'? 😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer