Sepasang
Pagi hari..."Anak - anak, silakan bawa masuk sepatu dan sandalnya," aku memberi perintah.
Dan mereka pun mulai mengambil alas kakinya untuk ditempatkan di rak.
"Aku yang ini!"
"Aku! Aku sudah duluan!"
Sebuah keributan terjadi. Aku melihat ke depan kelas. Ternyata Afif dan Tirta tengah memperebutkan sepatuku dan sepatu milik bu Dina.
"Nak, itu khan ada dua pasang sepatu. Bawanya satu - satu. Afif satu. Tirta juga satu," aku menengahi.
Keduanya menyetujui saranku. Setidaknya begitu menurutku. Karena tak ada lagi keributan. Dan masing - masing sudah membawakan sepatunya ibu guru.
Hingga kemudian, saat aku ke belakang. Yang kudapati adalah sepatu sebelah kiri milikku bersebelahan dengan sepatu sebelah kanan milik bu Dina. Begitu juga dengan sepatu kami yang sebelahnya lagi.
Ah, kalian mah gitu. Maksud ibu khan sepasang. Bukan sebelah kayak gini. 😂.
Komentar