Photo Bersama

Dan.... hari itu pun tiba. Sejak pagi keseruan sudah mulai terasa.

Ibu guru sengaja datang lebih awal. Dengan menggunakan kebaya dan kain. Agar menjadi 'contoh' bagi anak - anak yang enggan memakai kebaya atau surjan.

Biasanya, bila melihat ibu guru memakai pakaian seperti teman lainnya, anak - anak yang awalnya tidak mau, akhirnya mau juga memakainya.

Diawali dengan kedatangan Nathan dan Atma. Keduanya tidak mau memakai baju surjan dari rumah.

"Lihat! Ibu juga pakai kain lho," ujarku menunjukkan kain yang kupakai. "Ayo ibu bantu memakai kainnya," bujukku.

Dan Nathan pun menurut. Satu persatu perlengkapannya kukenakan. Setelah selesai...

"Than, jalan aja, ya. Kalau lari, bisa jatuh," pesanku. Karena memakai kain, pastinya lebar langkahnya tidak seperti saat memakai celana. 😊.

Satu persatu anak - anak datang. Dan puncak kehebohan terjadi saat Afif 'melarikan' diri menuju jalan raya. Dia ingin pulang karena ibunya lupa membawakan makanan kesukaannya.

Adegan kejar - kejaran terjadi antara Afif dan salah satu ibu guru. Karena memakai kain, yang pastinya sulit untuk berlari, maka adegan kejar - kejaran ini pun diwarnai tawa geli campur capek. 😀.

Dan diakhir adegan, ibu guru berhasil menangkap Afif setelah sebelumnya Afif terjatuh. Karena kain yang dipakainya melorot.

Hadegh!.. 😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer