Menang

Awalnya, seperti ini...

Setiap kali aku sampai di sekolah, dan ternyata sudah ada anak yang datang duluan, maka aku akan berkata dengan raut wajah sedih, "Wah, ibu kalah. Datangnya terlambat." 😊.

Atau di waktu yang lain, ketika aku sudah lebih dulu datang, sementara anak - anak datang belakangan, maka aku akan berseru dengan wajah riang, "Ibu menang! Ibu datangnya duluan." 😄.

Akhirnya, anak - anak yang biasa datang pagi seperti Atma, Nathan dan Afif, selalu berlomba untuk datang lebih pagi daripada aku.

Bahkan Nathan sudah ribut minta ke sekolah di pukul 6 pagi! Sementara Afif yang rumahnya dekat sekolah, sudah bermain di halaman saat pintu sekolah masih tertutup rapat. Tujuannya hanya satu. Datang lebih dulu. Mengalahkanku di pagi hari.

Dan pagi kemarin, satu lagi anak yang bahagia banget karena datang lebih pagi dari pada Bu Yayuk.

"Ha? Zahra sudah datang? Gak biasanya lho, ibu kalah dari Zahra," sapaku ketika memasuki halaman sekolah.

Aku melihat wajah Zahra yang ceria luar biasa pagi itu. Dia tertawa riang sambil bermain di cangkir putar.

"Iya, bu. Zahra seneng banget. Dia bilang hari ini dia menang. Datang lebih dulu dari Bu Yayuk," cerita ibunya.

Aku pun tertawa geli. Membayangkan besok - besok ada lagi anak yang datang lebih pagi agar bisa selalu menang. Atau jangan - jangan pengen menginap saja di sekolah? 😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer