Magenta
Setiap tahun, sebagai rangkaian acara tutup tahun ajaran, sekolah
mengadakan acara Family Day. Acara yang bertujuan untuk mengeratkan tali
silturahim antara sekolah dan wali murid, juga antar sesama wali murid
dan memberi liburan yang menyenangkan untuk anak - anak.
Dan seperti biasa, selalu ada kaos untuk acara ini. Tahun ini, entah mengapa, ibu guru menginginkan warna pink.
"Kok pink? Nanti gak cuma ibu ajah lho. Ada bapaknya juga," protesku. "Ntar bapaknya gak mau pakai kaos warna pink," aku menjelaskan.
Beberapa orang menganggap warna tertentu mewakili jenis kelamin tertentu pula. Sehingga tidak pas bila dipakai oleh lawan jenisnya.
"Gak papa, Bu. Sekarang banyak kok bapak - bapak yang mau pakai warna pink," jawab salah satu ibu guru seraya tersenyum simpul. Mungkin beliau sedang mengingat - ingat sosok pria yang pernah dilihat menggunakan pakaian warna pink.
.
Dan kemudian... menjelang acara berlangsung...
"Bu Yayuk, kaosnya kok warna pink. Bapak malu pakai kaosnya," lapor ibunya Zahra padaku.
Maka dengan 'ilmu ngeles' yang sudah terasah, aku berkata, "Bilang sama bapak, bu. Itu bukan pink. Tapi magenta."
.
Dan seperti biasa, selalu ada kaos untuk acara ini. Tahun ini, entah mengapa, ibu guru menginginkan warna pink.
"Kok pink? Nanti gak cuma ibu ajah lho. Ada bapaknya juga," protesku. "Ntar bapaknya gak mau pakai kaos warna pink," aku menjelaskan.
Beberapa orang menganggap warna tertentu mewakili jenis kelamin tertentu pula. Sehingga tidak pas bila dipakai oleh lawan jenisnya.
"Gak papa, Bu. Sekarang banyak kok bapak - bapak yang mau pakai warna pink," jawab salah satu ibu guru seraya tersenyum simpul. Mungkin beliau sedang mengingat - ingat sosok pria yang pernah dilihat menggunakan pakaian warna pink.
Dan kemudian... menjelang acara berlangsung...
"Bu Yayuk, kaosnya kok warna pink. Bapak malu pakai kaosnya," lapor ibunya Zahra padaku.
Maka dengan 'ilmu ngeles' yang sudah terasah, aku berkata, "Bilang sama bapak, bu. Itu bukan pink. Tapi magenta."
(Posting : fb)

Komentar