Gak Konsen
Pagi hari ketika anak kelas 3 - 4 bermain di sentra bahan alam. Khalisa dan Khenzo bermain playdough.
"Khalisa bikin apa?" Tanyaku.
Khalisa menjawab seraya menunduk karena asyik bermain.
"Bikin celana rusak? Kok aneh Khal?" 'protes'ku.
"Jalanan rusak!" Khalisa mengoreksi.
"Oalah. Ibu salah, ya."
Aku meminta maaf dan beralih pada Khenzo.
"Ini apa?" Tanyaku pada Khenzo.
Seperti Khalisa, Khenzo pun memberikan jawaban.
"Patung? Khenzo bikin patung?" Aku mengulangi.
"Bakso!" Khenzo juga mengoreksi.
Dan sepagian itu, konsentrasi sudah mulai menurun. Dua kali salah mendengar. Kebayang bila sampai siang... makin sering salah paham dengan anak - anak.
.
"Khalisa bikin apa?" Tanyaku.
Khalisa menjawab seraya menunduk karena asyik bermain.
"Bikin celana rusak? Kok aneh Khal?" 'protes'ku.
"Jalanan rusak!" Khalisa mengoreksi.
"Oalah. Ibu salah, ya."
Aku meminta maaf dan beralih pada Khenzo.
"Ini apa?" Tanyaku pada Khenzo.
Seperti Khalisa, Khenzo pun memberikan jawaban.
"Patung? Khenzo bikin patung?" Aku mengulangi.
"Bakso!" Khenzo juga mengoreksi.
Dan sepagian itu, konsentrasi sudah mulai menurun. Dua kali salah mendengar. Kebayang bila sampai siang... makin sering salah paham dengan anak - anak.
(Posting : fb)
Komentar