Di Depan Mata

Anak - anak paling senang bila diminta untuk membantu memasukkan alas kaki ibu guru. Bahkan bisa terjadi 'pertumpahan darah' hanya untuk bisa mendapatkan salah satu alas kaki tersebut. 😉.

Dan ketika alas kaki sudah ditangan, selanjutnya adalah menunjukkan pada ibu guru yang bersangkutan. Tujuannya adalah mendapat ucapan terima kasih dan rasa senang karena sudah membantu (atau karena 'menang' dalam perebutan alas kaki, ya?) 😁.

Dan cara menunjukkan ini pun selalu menjadi 'masalah'. Seperti ini..

"Teman - teman, silakan bawa masuk sandal dan sepatunya. Boleh bantu bawakan punya ibu guru," begitu pengumuman dari salah satu ibu guru di pagi ini.

Mulailah anak - anak membawa alas kaki masing - masing. Dan beberapa membawa alas kaki milik ibu guru.

"Bu Yayuk," sebuah suara memanggilku bersamaan dengan hadirnya sepasang sepatu di depan mata.

Sontak aku yang tengah menulis, terkaget - kaget. Karena tanpa ba-bi-bu, tiba - tiba saja ada sepatu di depan mata. Benar - benar di depan mata! Hanya berjarak beberapa sentimeter saja.

"Bu Yayuk, aku bawain sepatunya," suara Nathan riang.

Aku tersenyum seraya menurunkan sepatu dari hadapanku, "Terima kasih, Nathan."

Dan lelaki imut ini pun berlalu ke belakang sambil tersenyum senang.

Lain kali gak gitu juga kallle nunjukin sepatunya, Than. 😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer