Keahlian

"Dek, lapis sagunya sudah jadi, nih," pamer ibu padaku sore ini, seraya membawa seloyang lapis sagu yang menggoda selera.
---------------------------
Ceritanya, beberapa waktu lalu seorang teman memberi sekotak santan siap pakai. Sudah dipakai sebagian. Namun masih tersisa sebagian yang lain. Padahal santan siap pakai seperti ini, tidak bisa terlalu lama disimpan di lemari pendingin.

Maka semalam, kami mereka - reka makanan apa yang bisa dibuat dengan sisa santan yang ada. Pilihan jatuh pada lapis sagu. Yang kebetulan semua bahannya sudah tersedia.
---------------------------

Dan sore ini, ketika lapis sagu itu sudah jadi, aku pun memotongnya untuk disajikan sebagai teman menonton TOP. 😉.

Ketika aku ke dapur untuk mengambil piring, mataku tertuju pada kantong plastik diatas meja. Yang isinya sudah berkurang separuh.

"Ibu tadi pakai sagu yang dimana?" Tanyaku sedikit curiga.

"Itu yang diatas meja. Yang kemarin adek timbang," jawab ibu seraya menunjuk kantong plastik yang masih menyisakan sedikit tepung.

"Ha?" Aku kaget. "Itu khan campuran sagu sama terigu. Bahan untuk bikin pempek panggang," jelasku kemudian.

"Oya? Ibu kirain itu sagu semua. Malahan tadi ibu tambahin lagi terigunya. Tapi lapis sagunya jadi kok. Rasanya biasa. Gak ada yang aneh," jawab ibu dengan santai.

Dan kemudian aku baru menyadari. Selain pandai dalam ilmu kira - kira, ibu juga ternyata memiliki keahlian 'tingkat dewa' dalam hal mencampur bahan yang 'tidak diketahui' dengan jelas komposisinya. Dengan keahlian ini, ibu mampu membuat sebuah makanan yang enak untuk dinikmati. 😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer