Jari
Setiap bulan, ibu guru akan membuat penilaian hasil karya anak - anak.
Kemudian di akhir semester akan diberikan pada wali murid. Bersamaan
dengan karya yang dapat dijilid. Sedangkan karya yang dapat dibawa pulang, akan diberikan pada hari itu juga. Untuk ditunjukkan pada orang tua.
Dan karya yang dibuat menggunakan mainan sekolah, akan didokumentasikan dalam bentuk photo oleh ibu guru.
Berikut cerita hari ini...
"Bu Menik, aku bikin pesawat," pamer Afif seraya menunjukkan rangkaian bunga keping yang disusunnya.
"Oya? Ibu ambil dulu gambarnya, ya," ujar ibu guru seraya meminta tolong salah satu ibu guru lainnya untuk mengambil gambar hasil karya Afif.
Biasanya, ibu guru akan meletakkan karya anak kemudian diphoto. Tapi karena menurut Afif, karyanya adalah sebuah pesawat, maka ibu guru ingin menampilkan bentuk pesawat itu saat diambil gambarnya.
Jadilah Afif diminta memegangi roncean bunga keping ini. Namun tidak mendapatkan posisi yang diinginkan ibu guru. Lantaran Afif memegangi karyanya sambil bercanda. Sehingga tidak berhasil diabadikan.
Akhirnya aku pun menawarkan diri untuk memegangi 'pesawat' ini. Dan.... apa yang terjadi kemudian?
"Jari Bu Yayuk gede banget," celetuk Tirta saat melihatku memegangi karya Afif.
Kontan saja ibu guru tertawa geli atas komentar jujur yang disampaikan Tirta.
(Posting : fb)
Komentar