Takut
Hari ini, anak - anak bermain dengan PSA (Polisi Sahabat Anak). Sejak
beberapa hari sebelumnya, ibu guru sudah mensosialisasikan kegiatan
tahunan ini.
Selalu seperti itu. Bila ada kegiatan yang berbeda, diluar kegiatan pembelajaran, maka anak - anak harus diberitahukan terlebih dahulu.
Tujuannya, agar mereka siap bertemu dengan orang baru. Beberapa anak, kadang mengalami kesulitan saat berhadapan dengan orang yang baru dikenal. Ujung - ujungnya, menangis karena takut.
Begitu juga dengan PSA, ibu guru sudah mengumumkannya sejak dua minggu lalu. Dan setiap kali mendengar akan ada polisi datang ke sekolah, Khalisa pasti menangis dan ketakutan.
Puncaknya hari ini, ketika akhirnya PSA hadir di sekolah. Melihat mobil polisi datang, disusul dengan kehadiran sosok polisi berseragam lengkap, seperti sudah diduga ibu guru, Khalisa menangis. Ketakutan. Minta pulang.
Perlahan ibu guru meyakinkan dan akhirnya ketakutan Khalisa pun hilang. Dia dapat menikmati dan ikut lebur dalam permainan yang dibawakan oleh anggota PSA.
Dan disiang hari menjelang tidur, ibu guru bertanya padanya. Yang menurutku pertanyaan iseng banget. 😜.
"Khalisa masih takut sama polisi?"
"Aku gak takut lagi," jawabnya ceria.
"Khalisa lebih takut sama polisi atau sama Bu Yayuk?"
Ha? Pertanyaan apa pula ini.. 😁.
"Lebih takut sama hantu," jawabnya yakin.
Dan tawa ibu guru pun berderai. 😂.
Jadi sekarang urutan ketakutan pun berubah.
Pertama adalah hantu. Disusul polisi. Dan terakhir Bu Yayuk. Dokter sudah tidak lagi ditakuti oleh Khalisa. 😛.
Selalu seperti itu. Bila ada kegiatan yang berbeda, diluar kegiatan pembelajaran, maka anak - anak harus diberitahukan terlebih dahulu.
Tujuannya, agar mereka siap bertemu dengan orang baru. Beberapa anak, kadang mengalami kesulitan saat berhadapan dengan orang yang baru dikenal. Ujung - ujungnya, menangis karena takut.
Begitu juga dengan PSA, ibu guru sudah mengumumkannya sejak dua minggu lalu. Dan setiap kali mendengar akan ada polisi datang ke sekolah, Khalisa pasti menangis dan ketakutan.
Puncaknya hari ini, ketika akhirnya PSA hadir di sekolah. Melihat mobil polisi datang, disusul dengan kehadiran sosok polisi berseragam lengkap, seperti sudah diduga ibu guru, Khalisa menangis. Ketakutan. Minta pulang.
Perlahan ibu guru meyakinkan dan akhirnya ketakutan Khalisa pun hilang. Dia dapat menikmati dan ikut lebur dalam permainan yang dibawakan oleh anggota PSA.
Dan disiang hari menjelang tidur, ibu guru bertanya padanya. Yang menurutku pertanyaan iseng banget. 😜.
"Khalisa masih takut sama polisi?"
"Aku gak takut lagi," jawabnya ceria.
"Khalisa lebih takut sama polisi atau sama Bu Yayuk?"
Ha? Pertanyaan apa pula ini.. 😁.
"Lebih takut sama hantu," jawabnya yakin.
Dan tawa ibu guru pun berderai. 😂.
Jadi sekarang urutan ketakutan pun berubah.
Pertama adalah hantu. Disusul polisi. Dan terakhir Bu Yayuk. Dokter sudah tidak lagi ditakuti oleh Khalisa. 😛.
(Posting : fb)
Komentar