Robek

Disuatu siang, anak - anak tengah asyik dengan buku masing - masing. Menjelang tidur siang adalah waktunya untuk dibacakan cerita atau melihat - lihat isi buku pilihan sendiri.

Di sekolah, anak - anak dibiasakan untuk suka pada buku dan memperlakukan buku dengan baik.

"Bu Yayuk, bukunya sobek," ujar Nathan seraya membawa sebuah buku bergambar dinosaurus padaku.

Tidak dapat dipungkiri, saat anak - anak memegang buku, ada saja kejadian buku yang tersobek secara sengaja ataupun tidak.

Itu sebabnya, ibu guru selalu siap selotip dan gunting. Ketika ada buku yang robek, langsung di'reparasi' agar tidak semakin parah kerusakannya.

"Oya? Mana ibu lihat dimana yang sobek," jawabku sambil memeriksa buku Nathan.

"Ini lho," Nathan memberitahu. Menunjuk bagian buku yang dimaksud.

"Kalau ini bukan robek, Than. Tapi memang bukunya seperti ini," aku menjelaskan.

Buku yang dibawa Nathan berupa buku dengan jendela - jendela yang bisa dibuka untuk mendapatkan penjelasan tentang gambar didepannya. Karena hanya satu sisi saja yang melekat, maka menurut Nathan, buku ini robek.

"Iya Bu Yayuk. Ini lho robek," kali ini Nathan melakukannya dengan gerakan merobek sungguhan. Sehingga bagian yang terekat itu akhirnya benar - benar terlepas.

Ok, Than. Kali ini ibu percaya. 😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer