Panas
Jadi begini....Di warung soto langganan bapak, ada cemilan yang selama ini belum pernah dibuat oleh ibu. Lentho.
Setiap kali makan soto disana, selalu lentho nya yang dirasa - rasa oleh ibu. Untuk mengira - ira bumbu yang digunakan. Komposisi bahannya. Dan mereka - reka bila suatu hari nanti membuatnya.
Walau sebenarnya, sih.. bisa saja tanya langsung sama 'si mbah'. 😊. Tapi ibu lebih percaya pada sang indra pengecap. Sehingga merasa sendiri lebih memuaskan dari pada bertanya pada google.
Nah....
Pagi ini, ibu mengukus singkong. Suatu kebetulan, singkongnya gak empuk walaupun sudah dikukus lama. Lalu terpikirlah untuk bereksperimen. Membuat lentho!
Maka, bergegas kami berdua, aku dan ibu bekerja sama di dapur. Menyiapkan bumbu - bumbu dan bahan yang diperlukan.
Tidak membutuhkan waktu lama. Hanya setengah jam saja. Lentho ini sudah siap.
Tibalah saatnya mencicipi hasil karya kami di pagi ini...
"Gimana, bu? Enak?" Tanyaku ketika ibu sudah mulai mencicipi lentho yang baru keluar dari penggorengan.
"Gak enak. Panas," ujar ibu seraya meletakkan kembali lentho yang ada ditangan.
Aku tak dapat menahan tawa melihat gaya kepanasan ibu yang mirip banget sama Sule saat melawak. 😀.
Ibu, sih.... gak sabar ajah mencicipi hasil eksperimen masakan hari ini.
(Abaikan warna gelap lantaran 'over cook'. Yang penting rasanya top bingits. 😉)
(Posting : fb)
Komentar