Sepatu Kakak
Bukankah selalu ada keajaiban yang dibawa Khalisa ke sekolah....
.
Dan inilah ceritanya...
"Hai cantik. Assalamu'alaikum," sapaku menyambut Khalisa yang datang diantar ayah.
Khalisa tidak menjawab salamku. Tapi tangannya sudah sibuk dengan buku gambar, tas, boneka beruang dan jaket. Repot banget pokoknya. Gak heran, sih. Khalisa adalah anggota ARI. Anak Repot Indonesia.
.
"Waduh, banyak banget bawaannya. Ibu bantu, ya," aku menawarkan bantuan.
"Aku pakai sepatu baru," pamernya tanpa menghiraukan 'kicauan' ku.
Segera kualihkan pandangan ke kedua kakinya. Dan sungguh aku ingin tertawa geli tapi kutahan dalam senyuman lebar. Pake banget.
Khalisa mengenakan sepasang sepatu berwarna hitam. Ukurannya terlihat sekitar dua kali ukuran kakinya. Sehingga tampilannya menjadi 'aneh'.
Seorang gadis kecil yang seakan 'tenggelam' masuk ke sepatu besar yang dikenakannya.
"Wow, keren banget sepatunya," ujarku. "Tapi besar banget. Kayak sepatu Kakak," tambahku.
Sang ayah yang menyaksikan ikutan tersenyum lebar dan berkata, "Maunya pakai sepatu yang ini. Punya kakaknya."
Tuuh.. benar khan? Itu pasti sepatu milik kakaknya. Dan Khalisa sangat percaya diri untuk tampil dengan sepatu kebesarannya itu.
.
Dan inilah ceritanya...
"Hai cantik. Assalamu'alaikum," sapaku menyambut Khalisa yang datang diantar ayah.
Khalisa tidak menjawab salamku. Tapi tangannya sudah sibuk dengan buku gambar, tas, boneka beruang dan jaket. Repot banget pokoknya. Gak heran, sih. Khalisa adalah anggota ARI. Anak Repot Indonesia.
"Waduh, banyak banget bawaannya. Ibu bantu, ya," aku menawarkan bantuan.
"Aku pakai sepatu baru," pamernya tanpa menghiraukan 'kicauan' ku.
Segera kualihkan pandangan ke kedua kakinya. Dan sungguh aku ingin tertawa geli tapi kutahan dalam senyuman lebar. Pake banget.
Khalisa mengenakan sepasang sepatu berwarna hitam. Ukurannya terlihat sekitar dua kali ukuran kakinya. Sehingga tampilannya menjadi 'aneh'.
Seorang gadis kecil yang seakan 'tenggelam' masuk ke sepatu besar yang dikenakannya.
"Wow, keren banget sepatunya," ujarku. "Tapi besar banget. Kayak sepatu Kakak," tambahku.
Sang ayah yang menyaksikan ikutan tersenyum lebar dan berkata, "Maunya pakai sepatu yang ini. Punya kakaknya."
Tuuh.. benar khan? Itu pasti sepatu milik kakaknya. Dan Khalisa sangat percaya diri untuk tampil dengan sepatu kebesarannya itu.
(Posting : fb)
Komentar