Keranjang
Hari Selasa...Ibu guru mengajak anak - anak bermain di halaman. Itu berarti, ibu guru akan melatih dan melihat perkembangan motorik kasar anak - anak.
Seperti menendang, memanjat, menangkap, berlari, melompat dan banyak lagi lainnya.
Di kelas 3 - 4 tahun, ibu guru mengajak anak - anak untuk bermain memasukkan bola dalam keranjang.
Sebuah keranjang disiapkan ditengah - tengah. Satu persatu anak, secara bergilir mencoba memasukkan bola warna - warni ke dalam keranjang.
Satu putaran berlangsung, beberapa anak sudah mulai bosan. Dan itu biasa. Pake banget. Karenanya ibu guru harus pandai menyiapkan banyak permainan saat bersama anak - anak.
Ketika ibu guru tengah menyiapkan permainan berikutnya, tiba - tiba Khalisa 'berinisiatif' membuat permainan sendiri.
Diambilnya keranjang yang tadi diletakkan ibu guru. Dipegang dengan kedua tangannya dan berkata pada teman - temannya, "Ayo sini! Masukkan bolanya. Aku yang tangkap."
"Khalisa, keranjangnya di taruh ajah," teriak Afif dari ujung sana.
"Gak mau!" Teriak Khalisa gak kalah galak.
Afif berlari menghampiri Khalisa dan terjadilah perebutan keranjang. Saling tarik menarik. Yang akhirnya dimenangkan oleh Khalisa. 😊.
Namun Afif masih tidak mau menyerah. Masih berusaha merebut kembali keranjang di tangan Khalisa.
Tapi Khalisa lebih cepat. Sebelum Afif bisa merebut kembali keranjangnya, Khalisa cepat - cepat memasangkan keranjang itu di kepalanya.
Jadilah tampilan Khalisa layaknya 'robot keranjang'. 😂.
Dan Afif memilih untuk menyerah saja. Dan berlalu. 😀.
(Posting : fb)
Komentar