Ibu Guru Baru
Setiap hari, ketika datang ke sekolah, anak - anak dibiasakan untuk menyimpan alas kakinya di tempat yang sudah disediakan.
Dan ini ceritanya...
"Anak - anak, sepatu dan sandalnya tolong dibawa masuk, ya," perintah ibu guru di pagi ini.
Anak - anak pun mulai membawa sepatu atau sandalnya masing - masing. Disusun di rak yang ada di halaman belakang sekolah.
"Ini sepatunya siapa, ya?" Tanya ibu guru ketika melihat sepatu Nathan masih ada di depan pintu.
"Itu punya Nathan," jawab Khalisa. Dia hafal alas kaki sebagian besar temannya.
.
"Nathannya mana?" Tanya ibu guru lagi.
Saat itu, Nathan tengah 'membantu'ku menyiapkan buah untuk anak - anak.
"Ini lho, bu. Nathan di belakang," seru Khalisa, memberitahu ibu guru.
"Oya? Kasih tahu Nathan, ya. Sepatunya di ambil dulu," perintah ibu guru pada Khalisa.
Tidak perlu meminta dua kali, Khalisa langsung menghampiri Nathan.
"Nathan, sepatunya diambil dulu. Ayo disimpan di belakang," ajaknya seraya menggandeng tangan Nathan, agar mengikutinya.
Aku tersenyum geli melihat adegan ini. Karena yang diucapkan dan dilakukan Khalisa, mirip sekali yang biasa dilakukan ibu guru.
Dan hari ini, Amalia resmi 'menambah' satu lagi ibu gurunya. Ibu guru Khalisa.
.
Dan ini ceritanya...
"Anak - anak, sepatu dan sandalnya tolong dibawa masuk, ya," perintah ibu guru di pagi ini.
Anak - anak pun mulai membawa sepatu atau sandalnya masing - masing. Disusun di rak yang ada di halaman belakang sekolah.
"Ini sepatunya siapa, ya?" Tanya ibu guru ketika melihat sepatu Nathan masih ada di depan pintu.
"Itu punya Nathan," jawab Khalisa. Dia hafal alas kaki sebagian besar temannya.
"Nathannya mana?" Tanya ibu guru lagi.
Saat itu, Nathan tengah 'membantu'ku menyiapkan buah untuk anak - anak.
"Ini lho, bu. Nathan di belakang," seru Khalisa, memberitahu ibu guru.
"Oya? Kasih tahu Nathan, ya. Sepatunya di ambil dulu," perintah ibu guru pada Khalisa.
Tidak perlu meminta dua kali, Khalisa langsung menghampiri Nathan.
"Nathan, sepatunya diambil dulu. Ayo disimpan di belakang," ajaknya seraya menggandeng tangan Nathan, agar mengikutinya.
Aku tersenyum geli melihat adegan ini. Karena yang diucapkan dan dilakukan Khalisa, mirip sekali yang biasa dilakukan ibu guru.
Dan hari ini, Amalia resmi 'menambah' satu lagi ibu gurunya. Ibu guru Khalisa.
(Posting: fb)
Komentar