Dinosaurus
Ketika pagi hari, aku tengah menyiapkan buah untuk anak - anak...
Sengaja aku meminta Nathan menemaniku di belakang. Karena sepagian ini, dia sudah membuat ibu guru angkat tangan. Gara - gara berkas laporan yang harus segera dilaporkan ke dinas, diacak - acak olehnya. 😁.
Seharusnya, menyusun berkas gak ngepasin anak - anak bermain, ya. Khan dikirain kertas bekas. Warna - warni lagi. 😜.
Maka, sambil memotong - motong buah pepaya, aku 'ngobrol' dengan Nathan. Hingga...
"Tadi diantar siapa, Nathan?" Tanyaku.
"Mama," jawabnya riang.
"Naik apa?" Tanyaku lagi.
Sengaja aku meminta Nathan menemaniku di belakang. Karena sepagian ini, dia sudah membuat ibu guru angkat tangan. Gara - gara berkas laporan yang harus segera dilaporkan ke dinas, diacak - acak olehnya. 😁.
Seharusnya, menyusun berkas gak ngepasin anak - anak bermain, ya. Khan dikirain kertas bekas. Warna - warni lagi. 😜.
Maka, sambil memotong - motong buah pepaya, aku 'ngobrol' dengan Nathan. Hingga...
"Tadi diantar siapa, Nathan?" Tanyaku.
"Mama," jawabnya riang.
"Naik apa?" Tanyaku lagi.
Tapi sepersekian detik tersadar. Jangan - jangan di jawabnya lagi dengan 'naik odong - odong' seperti kemarin, pikirku.
Tapi, kekhawatiranku tak terbukti...
"Naik dinosaurus, bu," jawabnya seraya tersenyum lebar.
Ha? Hidup dijaman purba, Than? 😂.
(Posting : fb)
Komentar