Bahagia
Begini...
Di sekolah, ada 4 ibu guru. Bu Yayuk, Bu Yani, Bu Menik dan Bu Dina.
Diantara ke empat ibu guru ini, maka....
Yang paling 'senior' adalah Bu Yayuk dan Bu Dina menjadi yang paling muda diantara semua.
Yang paling gemuk adalah Bu Yayuk (lagi) dan Bu Yani menjadi paling langsing.
Yang paling galak (lagi - lagi) Bu Yayuk dan Bu Menik menjadi yang paling baik hati.
Yang paling cantik? Tentu semuanya. Karena setiap wanita itu cantik dalam porsinya masing - masing.
.
Dan ini ceritanya...
Aku paling suka bercanda dengan Nathan. Karena dia selalu bisa membuat Bu Yayuk 'tertawa bahagia'.
.
"Nathan ganteng, ibu tanya dong," aku menggamit tangannya, menatap dalam - dalam matanya, diiringi sebuah senyum tipis untuk menahan tawa sebelum bertanya. "Bu Yani sama Bu Yayuk, kurus siapa?"
"Bu Yayuk," jawabnya riang.
Dan aku tertawa geli. Sementara ibu guru 'melayangkan' protes keras.
"Lagi, ya. Yang paling muda siapa? Bu Dina atau Bu Yayuk?"
"Bu Yayuk," jawabnya lagi.
Kali ini aku dan ibu guru tertawa bersama. Karena sudah tahu dimana letak 'kebohongan publik' nya.
"Satu lagi, ya. Yang gak suka marah - marah siapa? Bu Menik atau Bu Yayuk?"
"Bu Yayuk," kali ini disertai dengan pelukan dariku.
Nathan selalu berhasil membuat Bu Yayuk tertawa senang. Karena kunci jawabannya adalah meletakkan nama 'bu Yayuk' diakhir pilihan. 😁.
Jadi... intinya, bahagia itu kita yang ciptakan dengan cara yang paling sederhana. Gak usah rumit - rumit. 😊.
Di sekolah, ada 4 ibu guru. Bu Yayuk, Bu Yani, Bu Menik dan Bu Dina.
Diantara ke empat ibu guru ini, maka....
Yang paling 'senior' adalah Bu Yayuk dan Bu Dina menjadi yang paling muda diantara semua.
Yang paling gemuk adalah Bu Yayuk (lagi) dan Bu Yani menjadi paling langsing.
Yang paling galak (lagi - lagi) Bu Yayuk dan Bu Menik menjadi yang paling baik hati.
Yang paling cantik? Tentu semuanya. Karena setiap wanita itu cantik dalam porsinya masing - masing.
Dan ini ceritanya...
Aku paling suka bercanda dengan Nathan. Karena dia selalu bisa membuat Bu Yayuk 'tertawa bahagia'.
"Nathan ganteng, ibu tanya dong," aku menggamit tangannya, menatap dalam - dalam matanya, diiringi sebuah senyum tipis untuk menahan tawa sebelum bertanya. "Bu Yani sama Bu Yayuk, kurus siapa?"
"Bu Yayuk," jawabnya riang.
Dan aku tertawa geli. Sementara ibu guru 'melayangkan' protes keras.
"Lagi, ya. Yang paling muda siapa? Bu Dina atau Bu Yayuk?"
"Bu Yayuk," jawabnya lagi.
Kali ini aku dan ibu guru tertawa bersama. Karena sudah tahu dimana letak 'kebohongan publik' nya.
"Satu lagi, ya. Yang gak suka marah - marah siapa? Bu Menik atau Bu Yayuk?"
"Bu Yayuk," kali ini disertai dengan pelukan dariku.
Nathan selalu berhasil membuat Bu Yayuk tertawa senang. Karena kunci jawabannya adalah meletakkan nama 'bu Yayuk' diakhir pilihan. 😁.
Jadi... intinya, bahagia itu kita yang ciptakan dengan cara yang paling sederhana. Gak usah rumit - rumit. 😊.
(Posting : fb)
Komentar