Jujur
Jadi.. Di pagi hari ini, yang begitu cerahnya, Khalisa datang dengan keributan yang luar biasa.
Dari ujung jalan masuk ke sekolah, suara tangis dan jeritannya sudah terdengar.
"Tidak! Aku tidak mau sekolah!" Tangisan dengan bahasa seperti ini, dicontohnya dari Zahra. Kalau kata ibu guru, sih...mirip bahasa sinetron.
Dan ketika akhirnya kendaraan sang mama muncul di halaman sekolah, tangisnya semakin menjadi.
Atas ijin sang mama, aku langsung mengambilnya dari kendaraan. Dan jelaslah akhirnya bagaimana. Tantrum.
Setelah berlalu beberapa waktu, aku mengajaknya ngobrol..
"Tadi ngapain Khalisa nangis?"
"Aku mau main di rumah. Sama mama."
"Lho? Mama khan balik lagi ke sekolah," aku memberinya alasan. Sang mama adalah seorang guru di sebuah sekolah menengah.
"Gak. Sekolah mama ditutup sama polisi!" Khalisa menjawab dengan sengit.
Ha? Mulai ngarang, deh...
Dan, ketika hal ini aku sampaikan pada sang mama, ternyataaaaa....
Hmmm .. Mungkin lain kali harus jujur, yaaa...
(Posting : fb)
Komentar