Ayah
Sore hari, waktunya anak - anak dijemput...
"Fathir, dijemput ayah," aku memberitahu Fathir.
"Gak ada ayah," jawab Fathir seraya masih tetap bermain dengan Gavin dan Atma.
"Beneran. Tadi ibu sudah lihat ayah di jendela," aku menegaskan lagi.
Fathir hanya memandangiku saja. Tanpa beranjak sedikit pun untuk bersiap pulang.
"Gak ada ayah kok."
Weeelah.... gak percaya sama ibu guru. 😁.
"Fathir gak mau pulang? Ayah sudah nunggu di luar lho."
Selesai aku berbicara, sang ayah menampakkan diri di jendela sekolah.
"Papa!" Panggil Fathir senang.
Oalah... pantesan gak mau beranjak dari tadi. Lha wong punyanya 'papa' bukan 'ayah'. 😅.
(Posting : fb)
Fathir hanya memandangiku saja. Tanpa beranjak sedikit pun untuk bersiap pulang.
"Gak ada ayah kok."
Weeelah.... gak percaya sama ibu guru. 😁.
"Fathir gak mau pulang? Ayah sudah nunggu di luar lho."
Selesai aku berbicara, sang ayah menampakkan diri di jendela sekolah.
"Papa!" Panggil Fathir senang.
Oalah... pantesan gak mau beranjak dari tadi. Lha wong punyanya 'papa' bukan 'ayah'. 😅.
(Posting : fb)
Komentar