Satu Huruf Saja

Pagi hari ....

Sebelum anak - anak mulai belajar di kelompok usia masing - masing bersama ibu guru, biasanya aku akan terlebih dulu mengajak mereka senam untuk memulai hari. Juga berdoa. Dan  memberikan pengetahuan umum sederhana bagi mereka.

Seperti pagi ini, aku mengajak mereka belajar mengenal nama - nama hari. Ini berhubungan dengan kegiatan mereka nantinya. Karena setiap hari mereka bermain di sentra yang berbeda - beda.

"Ini hari apa, ya?" Tanyaku memulai.

"Kamis," jawab Tsaqib.

"Senin," Hasna menyahut.

"Oya? Coba kita nyanyikan lagunya," aku mengajak anak - anak bernyanyi lagu tentang nama - nama hari.

Kemudian.....

"Jadi, setelah hari Selasa adalah hari Ra...," aku menggantung pertanyaan.

"Rabi!" Tirta menjawab keunceng. Dan salah. 😁.

Kontan saja, aku dan ibu guru tergelak seraya berulang kali minta maaf pada Tirta. Karena sudah mentertawakan jawabannya.

Tapi sungguh. Itu benar - benar tawa yang spontan. Tak bisa ditahan. Jawabannya benar - benar tak terduga. 😅.

Hanya beda satu huruf saja. Tapi maknanya jauh berbeda. Yang satu nama hari. Yang satunya menikah (bhs. Jawa). Ataaaaau..... dijadikan satu makna saja? Mencari hari untuk menikah? 😂😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer