Malu

Menurut ibu guru, Nathan sudah pandai melakukan 'pencitraan'. ☺.

Bila ada 'ibu'nya selalu terlihat baik - baik saja. Tapi kalau gak ada, mulai deh berulah.

Seperti ini...

"Kenapa, bu?" Aku bertanya pada salah satu ibu guru yang sedang membersihkan lantai dengan kain pel.

"Biasalah. Anaknya Bu Yayuk bikin ulah," jawab ibu guru seraya tersenyum.

Saat itu, aku baru saja menyelesaikan tugasku di ruangan lain. Dan aku tahu sekali apa yang dimaksud ibu guru. 😁.

Tak lama, aku melihat Nathan masuk dan sambil memakaikannya baju, aku pun bertanya, "Nathan ganteng, kalau pipis dimana sih?"

Aku biasa menambahkan kata 'ganteng', 'cantik', 'keren' dan sejenisnya ketika memanggil anak - anak. 😉

"Kamar mandi," jawabnya mantap seraya memberikan senyum termanis untukku.

"Oya? Tadi Bu Dina gak bilang gitu lho. Ayo jujur sama ibu," kerlingku sambil kembali memakaikan baju.

Apa yang terjadi?

Nathan tampak menunduk malu. Wajahnya tersipu - sipu. Kemudian menjawab dengan suara yang nyaris berbisik, "Dicelana."

Aku tertawa geli dan memberikan sebuah pelukan atas jawaban jujur yang diberikannya. 😀.

Malu, ya Nak ketahuan 'ibu'nya kalau ngompol....

Komentar

Postingan Populer