Hujan

Hujan sudah mulai membasahi kota kami. Seperti pagi ini, saat tetesan air yang begitu rapat den deras tercurah dari langit..

Sambil memandangi hujan turun lewat jendela sekolah, aku mengajak anak - anak belajar tentang gejala alam yang satu ini.

"Hujan ciptaan siapa, ya?" Aku memulai sesi bertanya. ☺.

"Allah." Kompak banget kakak - kakak gede menjawab.

"Eh, kalau hujan itu, yang turun apa, ya? Air atau batu?"

"Aiiiiirrr." Yang ini jawaban kompak anak - anak.

"Oya? Kalau air, berarti kalau kena hujan, badan kita basah atau kering?"

"Kering." Ini jawaban Afif. Pilih jawaban yang belakang.

"Yakin kering?" Aku mencoba menggoyahkan jawabannya.

"Basah, Bu Yayuk. Khan kena air," jawab Tsaqib lengkap dengan alasannya.

"Iya. Basah. Jadi biar kita gak kebasahan saat hujan, kita bisa pakai....," aku menggantung jawaban seraya memperagakan orang memegang payung.

"Balok!" Jawaban super kenceng diberikan Afif.

Kok balok, sih? Jauh amat. Tapi aku segera tersadar. Saat memperagakan memegang payung, aku menggunakan mainan balok panjang sebagai alat bantunya.

Jadi.... Afif gak salah doooong. 😁.

(Posting : fb)



Komentar

Postingan Populer