Terjebak
Sore hari.. Waktunya pulang sekolah..
Jalan raya di depan gang sekolah lumayan ramai pada jam - jam segitu. Waktu dimana orang - orang pulang kantor. Tak heran bila lalu lalang kendaraan tak henti di jalanan ini.
Aku biasanya membutuhkan waktu beberapa saat sebelum akhirnya menyebrangkan kendaraanku ke arah jalan yang akan kulalui. Tak jarang, beberapa menit terlewat, karena aku belum berani menyebrang. Lantaran kendaraan dari dua arah yang berlawanan, tak pernah putus.
Seperti juga sore ini...
Seraya menunggu kendaraan agak lengang, aku menghentikan kendaraan di tepi jalan.
Tiba - tiba...
"Bu Yayuuuukkk," sebuah panggilan dari seberang jalan.
Aduh.. kejadian lagi, deh.
Aku melihat Tsaqib yang tengah duduk manis di kendaraan bersama sang bunda. Dia melambaikan tangan padaku.
Pastinya.......aku membalas lambaian tangan itu.
.
Masalahnya......
Tsaqib terus melambaikan tangan seraya memanggil - manggil namaku. Sementara lalu lintas yang begitu ramai diantara kami, membuat beberapa pengendara melihat ke arahku seraya tersenyum simpul.
Ah.... mengapa kendaraannya gak habis - habis, ya? ....
Jalan raya di depan gang sekolah lumayan ramai pada jam - jam segitu. Waktu dimana orang - orang pulang kantor. Tak heran bila lalu lalang kendaraan tak henti di jalanan ini.
Aku biasanya membutuhkan waktu beberapa saat sebelum akhirnya menyebrangkan kendaraanku ke arah jalan yang akan kulalui. Tak jarang, beberapa menit terlewat, karena aku belum berani menyebrang. Lantaran kendaraan dari dua arah yang berlawanan, tak pernah putus.
Seperti juga sore ini...
Seraya menunggu kendaraan agak lengang, aku menghentikan kendaraan di tepi jalan.
Tiba - tiba...
"Bu Yayuuuukkk," sebuah panggilan dari seberang jalan.
Aduh.. kejadian lagi, deh.
Aku melihat Tsaqib yang tengah duduk manis di kendaraan bersama sang bunda. Dia melambaikan tangan padaku.
Pastinya.......aku membalas lambaian tangan itu.
Masalahnya......
Tsaqib terus melambaikan tangan seraya memanggil - manggil namaku. Sementara lalu lintas yang begitu ramai diantara kami, membuat beberapa pengendara melihat ke arahku seraya tersenyum simpul.
Ah.... mengapa kendaraannya gak habis - habis, ya? ....
(Posting : fb)
Komentar