Silang saling

Salah satu aturan di sekolah soal jemput menjemput anak adalah bila orang tua tidak bisa menjemput sendiri dan mengutus orang lain, maka terlebih dulu harus memberitahu ibu guru atau pihak sekolah.

Sederhana sekali dan pastinya juga amat sangat mudah untuk dilaksanakan.

Dan inilah yang terjadi....

Disuatu Sabtu siang yang panas,  ibunda Bedu (kita sebut saja seperti itu) menghubungi melalui sebuah pesan singkat...

'Bu Yayuk, siang ini Bedu dijemput oom nya. Adik saya.'

Maka, saat si oom datang, Bedu pun diserahkan pada beliau. Dan karena semua anak sudah dijemput, ibu guru pun ikut pulang. Setiap Sabtu, sekolah hanya berlangsung hingga tengah hari saja.

Tapi apa yang terjadi kemudian?

Ayah Bedu datang ke sekolah. Menemukan sekolah sudah sepi. Dan tak ada lagi anaknya. Beliau pun mendatangi rumah ibu guru yang hanya berjarak beberapa puluh meter saja dari sekolah.

"Bu, Bedu tadi dijemput siapa? Di rumah saya gak ada. Di rumah eyangnya juga tidak ada. Saya sudah cari kemana - mana. Tapi Bedu gak ditemukan." Begitu beliau berkata dengan kekhawatiran yang luar biasa.

Tentu saja ibu guru pun ikut khawatir bila terjadi sesuatu. Maka aku pun yang sudah berada di rumah, kembali  dihubungi oleh ibu guru.

Segera aku mengangkat telpon, bicara dengan ibunda Bedu dan mendapat jawaban yang......bikin lega. Tapi tercampur mangkel, jengkel, pengen marah. 😁.

"Iya, bu. Bedu bersama saya. Tadi diantar oom nya ke kantor." Begitulah kabar yang kuterima.

Dan kemudian terpikir olehku untuk menambah lagi aturannya.

Bila anak dijemput orang lain, maka salah satu orang tua harus memberitahukan keberadaan si anak pada orang tua lainnya. 😂. Biar gak jadi masalah.

(Posting : fb)



Komentar

Postingan Populer