Obat
Ini cerita tentang bapak dan obat....
Karena sesuatu dan lain hal, sejak beberapa waktu lalu bapak harus 'berteman' dengan obat - obatan. Ada beberapa obat yang harus diminum dalam beberapa waktu yang berbeda.
Daaaaannn itu adalah 'masalah'. .
Setiap pagi, aku biasa menyiapkan obat bapak dalam wadah yang memang sengaja aku buat khusus untuk keperluan ini. Setiap wadah diisi dengan obat dan ditulisi waktu untuk meminumnya.
Dalam teoriku, hal ini sudah sangat memudahkan. Karena bapak tinggal mengambil satu wadah sesuatu dengan waktu meminumnya.
Tapi dalam praktek bapak, tidak semudah itu. Beberapa kali aku menemukan bila wadahnya tetap utuh terisi obat. Yang itu berarti, bapak lupa minum obat!
Pernah dulu dibuatkan alarm khusus untuk keperluan ini. Tapi.. 'berisik' kata bapak. Soalnya bapak lupa harus menekan tombol yang mana untuk mematikannya.
Pernah juga, aku yang ngalahin (bahasa Indonesianya apa, ya?). Setiap siang aku telpon dari sekolah untuk mengingatkan bapak. Tapi gak bertahan lama. Karena akunya juga sering lupa bila sudah bersama anak - anak. 😊.
Akhirnya karena sudah bingung harus bagaimana, dengan pasrah aku berkata pada bapak, "Adek cuma bisa do'a, deh Pak. Semoga bapak gak lupa minum obat." 😀.
Ternyata, ya.... teori tuh lebih mudah daripada prakteknya...
Sehat terus bapak......
Karena sesuatu dan lain hal, sejak beberapa waktu lalu bapak harus 'berteman' dengan obat - obatan. Ada beberapa obat yang harus diminum dalam beberapa waktu yang berbeda.
Daaaaannn itu adalah 'masalah'. .
Setiap pagi, aku biasa menyiapkan obat bapak dalam wadah yang memang sengaja aku buat khusus untuk keperluan ini. Setiap wadah diisi dengan obat dan ditulisi waktu untuk meminumnya.
Dalam teoriku, hal ini sudah sangat memudahkan. Karena bapak tinggal mengambil satu wadah sesuatu dengan waktu meminumnya.
Tapi dalam praktek bapak, tidak semudah itu. Beberapa kali aku menemukan bila wadahnya tetap utuh terisi obat. Yang itu berarti, bapak lupa minum obat!
Pernah dulu dibuatkan alarm khusus untuk keperluan ini. Tapi.. 'berisik' kata bapak. Soalnya bapak lupa harus menekan tombol yang mana untuk mematikannya.
Pernah juga, aku yang ngalahin (bahasa Indonesianya apa, ya?). Setiap siang aku telpon dari sekolah untuk mengingatkan bapak. Tapi gak bertahan lama. Karena akunya juga sering lupa bila sudah bersama anak - anak. 😊.
Akhirnya karena sudah bingung harus bagaimana, dengan pasrah aku berkata pada bapak, "Adek cuma bisa do'a, deh Pak. Semoga bapak gak lupa minum obat." 😀.
Ternyata, ya.... teori tuh lebih mudah daripada prakteknya...
Sehat terus bapak......
(Posting : fb)
Komentar