Tidur
Hampir 3 minggu berlalu, Atma masih saja tidak mau tidur di kasur.
Selama ini, dia akan tertidur dalam posisi duduk dan kepalanya 'mencium
lutut'.
Pastinya dengan posisi tidur seperti ini, hanya beberapa saat saja dia terlelap. Kemudian terbangun dan gantian 'tidur di kereta'.
Hari ini, ibu guru 'memaksanya' untuk tidur di kasur. Minimal duduk di kasur. Bukan di lantai.
Maka, aku dan salah satu ibu guru pun bekerja sama.
Atma diajak untuk duduk di kasur ibu guru. Hanya duduk di pangkuan saja. Ibu guru memeluk dari belakang sementara aku terus mengajaknya ngobrol. Untuk mengalihkan perhatian
"Atma tidur, ya?" Aku memulai obrolan.
"Gak mau," jawabnya.
"Eh, Atma khan mau mandi di sekolah? Ayo tidur dulu. Nanti bangun tidur trus makan snack. Baru, deh mandi," aku terus bicara. Untuk menarik perhatian Atma. Sementara ibu guru perlahan merebahkan badannya.
Mataku terus menatap mata Atma agar perhatiannya teralihkan dari badannya yang sudah rebah di kasur.
"Atma kalau gak mau tidur, pandangi Bu Yayuk ajah," aku melancarkan 'rayuan pandangan mata'.
.
"Gak mau," jawab Atma. Kenceng.
Dia justru pasang mata melotot saat melihat ke arahku.
Jadilah beberapa saat kemudian, Bu Yayuk yang tertidur karena di pandangi Atma.
.
Baru kali ini 'rayuan' Bu Yayuk gagal total.
.
Pastinya dengan posisi tidur seperti ini, hanya beberapa saat saja dia terlelap. Kemudian terbangun dan gantian 'tidur di kereta'.
Hari ini, ibu guru 'memaksanya' untuk tidur di kasur. Minimal duduk di kasur. Bukan di lantai.
Maka, aku dan salah satu ibu guru pun bekerja sama.
Atma diajak untuk duduk di kasur ibu guru. Hanya duduk di pangkuan saja. Ibu guru memeluk dari belakang sementara aku terus mengajaknya ngobrol. Untuk mengalihkan perhatian
"Atma tidur, ya?" Aku memulai obrolan.
"Gak mau," jawabnya.
"Eh, Atma khan mau mandi di sekolah? Ayo tidur dulu. Nanti bangun tidur trus makan snack. Baru, deh mandi," aku terus bicara. Untuk menarik perhatian Atma. Sementara ibu guru perlahan merebahkan badannya.
Mataku terus menatap mata Atma agar perhatiannya teralihkan dari badannya yang sudah rebah di kasur.
"Atma kalau gak mau tidur, pandangi Bu Yayuk ajah," aku melancarkan 'rayuan pandangan mata'.
"Gak mau," jawab Atma. Kenceng.
Dia justru pasang mata melotot saat melihat ke arahku.
Jadilah beberapa saat kemudian, Bu Yayuk yang tertidur karena di pandangi Atma.
Baru kali ini 'rayuan' Bu Yayuk gagal total.
(Posting : fb)
Komentar