Terjaga
Ketika saatnya tidur siang....
Teman - teman lain sudah terbang ke alam mimpi, Hafiz masih tampak terjaga.
Dia menggerak - gerakkan kakinya. Menepuk - nepuk kasur. Menarik - narik bantal teman. Dan bernyanyi - nyanyi dengan suara sedikit lebih keras.
Agar tidak mengganggu teman lainnya, aku mengajaknya untuk tidur di kasur ibu guru.
"Mas, ibu tuh ngantuk banget. Ibu mau tidur dulu, ya." Aku memberitahu Hafiz dengan memasang wajah ngantuk berat.
.
"Iya," jawabnya singkat.
"Mas kalo gak mau tidur, gak papa. Liatin ajah wajah ibu. Ntar juga ngantuk kok." Aku memberikan saran pada Hafiz.
Sementara di belakangku terdengar suara tawa tertahan ibu guru.
"Kok bisa, Bu Yayuk?" Tanya ibu guru penasaran.
Aku tidak menjawab. Tapi ikutan tertawa bersama ibu guru. Seraya mengusap - usap rambut Hafiz, yang ternyata mengikuti saranku. Memandangi wajah Bu Yayuk. Hingga akhirnya tertidur.
Itu pasti karena dia bosan memandangiku. Jadi pilih untuk memejamkan mata saja.
.
Teman - teman lain sudah terbang ke alam mimpi, Hafiz masih tampak terjaga.
Dia menggerak - gerakkan kakinya. Menepuk - nepuk kasur. Menarik - narik bantal teman. Dan bernyanyi - nyanyi dengan suara sedikit lebih keras.
Agar tidak mengganggu teman lainnya, aku mengajaknya untuk tidur di kasur ibu guru.
"Mas, ibu tuh ngantuk banget. Ibu mau tidur dulu, ya." Aku memberitahu Hafiz dengan memasang wajah ngantuk berat.
"Iya," jawabnya singkat.
"Mas kalo gak mau tidur, gak papa. Liatin ajah wajah ibu. Ntar juga ngantuk kok." Aku memberikan saran pada Hafiz.
Sementara di belakangku terdengar suara tawa tertahan ibu guru.
"Kok bisa, Bu Yayuk?" Tanya ibu guru penasaran.
Aku tidak menjawab. Tapi ikutan tertawa bersama ibu guru. Seraya mengusap - usap rambut Hafiz, yang ternyata mengikuti saranku. Memandangi wajah Bu Yayuk. Hingga akhirnya tertidur.
Itu pasti karena dia bosan memandangiku. Jadi pilih untuk memejamkan mata saja.
(Posting : fb)
Komentar