Negosiator

Jadi... begini ceritanya..

Awal bulan lalu, salah satu mbak sepupu akan berangkat menunaikan ibadah haji. Maka kami berempat, ibu, bapak, mbak dan aku, menyempatkan untuk melepas kepergiannya.

Dalam perjalanan pulang kembali ke rumah, sesuatu terjadi..


Braakk!!!

Sebuah hentakan kami rasakan di dalam mobil. Di sebuah perempatan diantara jalan Jogja - Solo. Sontak rasa kaget menyelimuti. Sebuah mobil telah 'dengan sukses' menabrak kami dari belakang.

Masih dengan rasa kaget yang belum sepenuhnya hilang, aku dan bapak turun dari mobil untuk melihat apa yang terjadi.

Dibelakang kami, tampak terlihat mobil berwarna putih yang plat nomernya telah terlepas akibat tabrakan tadi.

Juga sang sopir yang tampak kebingungan atas insiden yang baru saja terjadi.

Dan pertanyaan pertama yang keluar dari mulutku adalah, "Salah saya apa?" 😄.
Karena aku bingung harus berkata apa.

"Maaf, bu. Saya yang salah. Saya tidak konsentrasi. Terlalu cepat menginjak gas," terburu - buru sang sopir memberikan penjelasan.

Adegan berikutnya, membuatku terpana sejenak.

Mbak yang tadinya ikut keluar dari mobil, berkata pada bapak dan ibu, "Sudah, pak, bu. Kita masuk mobil ajah. Biar adek yang urus sama bapaknya."

Ha? Lha kok? 😄.

Maka jadilah aku ber'bincang - bincang' serius dengan si bapak untuk urusan mobil yang penyok ini.

Dan ketika hari ini semua urusan itu beres, aku merasa 'takjub' dengan pencapaian 'karir' ku dalam satu tahun ini.

Diawali sebagai tukang parkir. Kemudian menjadi navigator. Sekarang merangkap juga sebagai negosiator. 😜.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer