Pelepah Pisang
Hampir setiap kali datang ke sekolah, Khalisa selalu membawa bunga. Bunga apa saja. Yang pasti bukan kembang setaman.
.
Bunga ini, sesampainya di sekolah, akan dicuili (bahasa Indonesia nya apa, ya?
) sedikit demi sedikit hingga berbentuk potongan kecil - kecil. Yang akhirnya bermuara di tempat sampah.
.
Hingga di suatu pagi nan cerah, ibu guru berkata pada Khalisa, "Besok gak usah bawa bunga lagi. Sayang bunganya kalau cuma dicuili ajah."
Dan sebagai anak manis dan patuh, Khalisa menuruti apa kata ibu guru.
Maka pagi ini, Khalisa datang ke sekolah tidak lagi membawa bunga. Tapiiiiiii....... dia membawa pelepah daun pisang.
.)
Bunga ini, sesampainya di sekolah, akan dicuili (bahasa Indonesia nya apa, ya?
Hingga di suatu pagi nan cerah, ibu guru berkata pada Khalisa, "Besok gak usah bawa bunga lagi. Sayang bunganya kalau cuma dicuili ajah."
Dan sebagai anak manis dan patuh, Khalisa menuruti apa kata ibu guru.
Maka pagi ini, Khalisa datang ke sekolah tidak lagi membawa bunga. Tapiiiiiii....... dia membawa pelepah daun pisang.
(Posting : fb

Komentar