Matahari
Mendengarkan cerita anak - anak, tuh menyenangkan sekali. Tak jarang diluar dugaan. Karena melenceng jauh dari kenyataan. 😊.
Seperti ini....
"Bu Yayuk, matahari itu ciptaan Allah, ya?" Tirta memulai cerita hari ini.
"Bener banget," aku meladeni ceritanya sambil mengupas pepaya.
"Matahari, tuh panas lho," kali ini Khalisa yang menimpali.
"Iya. Kemarin waktu aku main di rumah, ada matahari. Panas banget," Tirta melanjutkan cerita. "Trus aku panggil ayah. Mataharinya pergi."
Hubungannya? Mulai rada aneh, nih. 😏. Ayah jadi pawang matahari?
"Mataharinya pergi ke rumah Afif," tiba - tiba Afif ikutan nimbrung.
Walah... kok tambah 'semrawut' ceritanya...
"Ngapain mataharinya ke rumah Afif?" Tanyaku. Iseng sekallee.. 😉.
"Nerangin rumah Afif," jawaban polos Afif membuatku tersenyum lebar.
Bener banget.. matahari khan untuk menerangi bumi. Termasuk bumi tempat rumah Afif didirikan. 😀.
(Posting : fb)
Seperti ini....
"Bu Yayuk, matahari itu ciptaan Allah, ya?" Tirta memulai cerita hari ini.
"Bener banget," aku meladeni ceritanya sambil mengupas pepaya.
"Matahari, tuh panas lho," kali ini Khalisa yang menimpali.
"Iya. Kemarin waktu aku main di rumah, ada matahari. Panas banget," Tirta melanjutkan cerita. "Trus aku panggil ayah. Mataharinya pergi."
Hubungannya? Mulai rada aneh, nih. 😏. Ayah jadi pawang matahari?
"Mataharinya pergi ke rumah Afif," tiba - tiba Afif ikutan nimbrung.
Walah... kok tambah 'semrawut' ceritanya...
"Ngapain mataharinya ke rumah Afif?" Tanyaku. Iseng sekallee.. 😉.
"Nerangin rumah Afif," jawaban polos Afif membuatku tersenyum lebar.
Bener banget.. matahari khan untuk menerangi bumi. Termasuk bumi tempat rumah Afif didirikan. 😀.
(Posting : fb)
Komentar