Menangis

'Lagu' merdu yang selalu terdengar setiap saat di sekolah adalah suara tangis anak - anak. Tak peduli pagi, siang atau sore. Suara tangis pasti selalu terdengar. Bila sehari saja tak ada tangisan, suasananya jadi 'aneh'. ☺. Sepi gitu. Gak seru. 😀.

Jadi, telinga ibu guru sudah sangat terbiasa bila mendengar suara tangisan anak - anak. Sudah sangat hafal, mana suara tangisan yang cukup didengarkan saja. Atau suara tangisan lainnya yang harus segera didatangi.
Ibu guru juga sudah tahu, mana tangisan 'drama' dan mana yang tangisan sesungguhnya. 😂. Dan begitulah setiap hari.

Hingga siang ini....

"Bu, anak saya bisa diterima gak masuk sekolah Amalia?" Tanya seorang wali murid yang anaknya hari ini mulai bersekolah.

"Kenapa, Pak?" Aku balik bertanya. Bingung.

"Tadi khan nangis terus. Apakah bisa diterima di sekolah?" Jelas beliau.

Oalah... begitu tho..

"Gak papa menangis, Pak. Itu wajar. Karena masih baru. Lama - lama khan terbiasa," jelasku sambil menahan senyum.

"Jadi gak papa kalau menangis, ya Bu. Saya khawatir tidak diterima karena menangis," jawab beliau lega.

Bapak ada - ada saja. Belum pernah ada cerita kalau anak baru di tolak karena menangis. 😅.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer