Menakutkan
Memandikan belasan anak di sore hari, mau tidak mau pasti akan ikut
berbasah - basah. Agar tidak ikutan basah semua, maka aku biasanya
membuka kerudung saat mendapat giliran piket memandikan anak - anak. Tak
lupa menggunakan celemek untuk membantu mengurangi basah pada baju.
Seperti juga hari ini....
"Ahza, ayo kita mandi dulu," ajak ibu guru pada Ahza. Anak baru di sekolah.
Ahza tampak enggan. Tapi akhirnya mengikuti ibu guru ke kamar mandi. Saat tiba di depan pintu, dia tampak terkejut dan bingung saat melihatku.
"Ayo masuk. Kita mandi dulu," ajakku pada Ahza.
Ahza tidak mau masuk dan hanya berdiri di depan pintu seraya memandangiku.
Aku mengerti kebingungannya. "Ini Bu Yayuk. Yang tadi main sama Ahza," aku mencoba menyakinkan Ahza bila kami sudah pernah bermain bersama. Berharap dia mengenali suaraku. Tapi Ahza tetap terpaku.
"Beneran ini Bu Yayuk. Ibu gak pake kerudung. Biar gak basah semua," aku melanjutkan penjelasanku.
Ahza tetap tidak percaya dan memilih untuk tidak mandi saja.
Jadi terpikir. Jangan - jangan wajah asliku memang menakutkan. Dan kerudung membantuku menyembunyikannya.
(Posting : fb)
Komentar