SIM
Sebuah pengalaman baru...
Seumur - umur punya SIM, sepertinya baru sekali memperpanjangnya. Itu pun jamannya masih kuliah. Setelah itu, ketika pada akhirnya masa berlaku SIMnya habis, aku tidak memperpanjang lagi karena merasa 'tidak perlu' dan 'malas'.😊.
Ketika di kemudian hari ternyata aku membutuhkan SIM lagi, maka dibuatlah SIM baru lagi.
Dan hari ini, setelah sekian lama, aku kembali memperpanjang SIM. Mumpung lagi 'rajin' dan sempat. 😀.
Karena ini jadi pengalaman baru (lagi), maka sebelumnya aku merasa perlu untuk mencari tahu. Aku pun berselancar di dunia maya untuk tahu apa dan bagaimana caranya memperpanjang SIM..
Ternyata syaratnya gak ribet - ribet amat. Cuma photocopy SIM, KTP dan
surat keterangan sehat. Yang ribet adalah saat mau photocopy. Karena
terlanjur menggunakan photocopy berwarna, maka aku pun mencoba bertanya
pada mbak dan adek besar. Apakah boleh menggunakan photocopy berwarna.
Jawabannya? "Gatau ya..Paling petugasnya bingung, kok tumben."
Ah, jawaban yang malah bikin galau. Akhirnya akupun mengulangi dengan photocopy yang biasa. Tidak berwarna.😐.
Selain itu, aku juga mencari lokasi tempat perpanjangan SIM di kotaku. Karena aku memilih untuk memperpanjang di counter SIM yang ada di mall atau di bus sim keliling. Alasannya? Kantor polisi yang buat ngurus SIM, jauh dari rumah.😊.

Dan tibalah hari ini, aku memilih untuk memperpanjang SIM di bus keliling. Prosedurnya begitu mudah dan cepat. Hanya sekitar 30 menit saja, aku sudah berhasil memperpanjang 'usia' SIM C ku. Tidak membutuhkan waktu lama. Yang lama adalah 'menenangkan' diri sendiri. Yang deg - degan saat akan melewati proses perpanjangan SIM. Ternyata, ya. Pengalaman pertama itu memang selalu berhasil bikin 'sport jantung'. 😜.
(Posting : fb)
Komentar