Potong Rambut

Kemarin..

"Bu Yayuk, tolong dong kasih tahu dek Faaruuq. Kemarin tuh sudah duduk di kursi buat potong rambut. Tapi turun lagi trus gak jadi. Gagal, deh potong rambutnya," cerita ibunya Faaruuq di pagi hari saat mengantar anaknya sekolah.

"Mas, rambutnya sudah kepanjangan, deh kayaknya. Telinganya ketutup, tuh. Ntar kalau ibu panggil, mas gak denger lho," aku mulai melancarkan rayuan di siang hari.

"Kayak rambutku, ya Bu Yayuk. Kemarin aku potong rambut sambil naik mobil odong - odong," Dzikra nimbrung. Sepertinya dia potong rambut di salon khusus untuk anak - anak.

"Mas, ibu photo, ya. Ntar kalau sudah dipotong rambutnya, ibu buatkan photo sebelum dan sesudah potong rambut. Keren, deh," rayuan berikutnya kulakukan di sore hari sebelum Faaruuq dijemput.
Dia pun bersedia di photo terlebih dulu. Dan kuminta pada sang ibu untuk mengambil gambarnya nanti setelah rambutnya di potong.

Benar saja, sepulang sekolah, Faaruuq sudah ribut minta potong rambut di salon khusus anak - anak. Sebuah photo masuk ke ponselku. Faaruuq dengan potongan rambut yang baru. Disertai caption photo, 'rayuan mautnya, berhasil Bu Yayuk'.

Hhmmm... mungkin karena 'maut' nya itu, ya maka Faaruuq luluh dan merelakan rambutnya dipotong. 😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer