Hujan
Pagi ini, tak hanya gerimis yang mengundang. Tapi hujan yang punya acara. Jadilah pagi ini ke sekolah dengan berbasah - basah.
Saat memandangi hujan dari balik jendela bersama anak - anak, aku melakukan hal yang biasa aku lakukan saat bersama mereka....
"Bu Yayuk, hujan," seru Dzikra.
"Iya, Nak. Hujan itu ciptaan siapa?" Tanyaku.
"Allah", serempak anak - anak menjawab.
"Hujan turunnya dari atas atau keluar dari bawah?" Tanyaku lagi.
"Atas," jawab Olivia dan Maica.
"Kalau hujan, tanahnya jadi basah atau kering?" Aku terus bertanya.
"Basah," jawab Faaruuq.
"Kering," sela Ghazi.
"Basah atau kering, ya? Coba dilihat tanahnya," aku mencoba mengajak mereka memperhatikan tanah dibawah jendela.
"Basah, Bu Yayuk," jawab Olivia.
"Iya. Bener banget," pujiku. "Trus, kalau basah berarti yang turun air atau tanah, ya?"
"Tanah", jawab Ghazi.
Ha? 😊
('Hanya' hujan. Tapi selalu ada pembelajaran yang bisa diberikan pada anak - anak, sesederhana apapun itu. Jadi..jangan pernah lewatkan satu kesempatan bersama anak - anak tanpa ilmu baru untuk mereka).
(Posting : fb)
Komentar