Engklek
Siang hari saat
menunggu waktu makan siang. Ibu guru mengajak anak - anak bermain
engklek dengan menggunkan pola permainan engklek yang sudah dibuat di
lantai sekolah. Satu persatu mereka mencoba bermain, sesuai dengan
aturan main engklek.
Awalnya, biasa saja. Anak - anak bermain sebagaimana layaknya. Sebagaimana harusnya. Hingga tiba - tiba Dzikra berkata padaku, "Bu Yayuk, ayo engklek juga."
"Ah, ibu sudah biasa engklek," jawabku mengelak.
"Ayo Bu Yayuk! Aku belum pernah ngeliat Bu Yayuk engklek," gantian Faaruuq 'ngomporin'.
Dan seperti sudah tahu harus bagaimana, anak - anak berdiri di pinggir untuk menyaksikan aku engklek. Jadilah kemudian aku engklek dengan disaksikan belasan pasang mata anak - anak. Ketika aku berhasil melakukan engklek dengan benar, mereka pun bertepuk tangan. Senang.
Dalam hati aku berkata, "Dzikra sama Faaruuq, mah gitu. Senengnya ngerjain." 😀.
(Posting : fb)
Komentar