Yay
Dirumah dan lingkungan keluarga, aku biasa dipanggil 'Yay', 'mbak Yay', 'dek Yay, 'bul Yay', 'bude Yay'. Semua serba 'Yay'. 😊.
Dan inilah cerita hari ini...
"Bu Yay, aku bikin jembatan tinggi," Dzikra berkata sambil memamerkan sebuah bentuk bangunan tinggi dari pasang bongkar.
"Wow.. tinggi banget. Hati - hati roboh lho," aku mengingatkan.
"Jembatan ini buat bu Yay," kata Dzikra lagi.
Mendadak kaya, nih. Punya jembatan. 😜.
Tapi..
"Tadi Dzikra panggil ibu apa?" Tanyaku tiba - tiba.
"Bu Yay," jawab Dzikra malu - malu.
Hmm... ok juga dipanggil 'Bu Yay'. 😉.
(Posting : fb)
Komentar