Tidak Sengaja

Ketika bermain, ada saja kejadian tidak sengaja yang dilakukan anak - anak terhadap teman lainnya. 

Seperti menumpahkan mainan dalam keranjang. Atau menyenggol bangunan tinggi milik teman. Atau menjatuhkan sesuatu dan mengenai temannya. Dan masih banyak lainnya. Intinya tidak sengaja. 

Bila hal ini terjadi, ibu guru biasanya akan menengahi dengan berkata, "Tidak apa - apa. Gak sengaja, khan? Minta maaf, ya. Trus bantu temannya membuat lagi mainannya." 

Dan... inilah cerita hari ini...

Saat tengah menyiapkan makan siang, aku ingat bila buah melon untuk anak - anak belum dikupas. Aku pun mengambil pisau di belakang dan kembali lagi ke kelas. Tengah mengupas kulit melon, tanpa sengaja kakiku menumpahkan keranjang pasang bongkar milik Tirta. Saat itu, Tirtanya sedang ke kamar mandi. Spontan Dzikra, Faaruuq dan Abi melihat ke arahku. 

"Iya, Nak. Ibu tanggung jawab. Tapi sebentar, ya. Nanggung. Ibu lagi ngupas melon," aku meminta waktu pada mereka bertiga. Dan meneruskan menyelesaikan pekerjaanku.

Tapi ketiga anak itu tetap terus memandangiku. Hingga membuatku tak enak ati. Akhirnya, kuletakkan pisau dan membereskan pasang bongkar yang tadi kutumpahkan. 

"Sudah ibu bereskan, nih," laporku sambil menunjukkan mainan yang sudah kembali masuk ke dalam keranjang.

Dzikra, Faaruuq dan Abi tampak puas dengan apa yang kulakukan. Dan kembali bermain lagi.

Ampun, deh. Nyerah kalau sama anak - anak.😂.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer