Tertipu
Karena sering di'protes' gara - gara gagal membedakan Naufal -
Nadhif, maka aku pun bersungguh - sungguh mencari perbedaan antara
kedua. Tapi ketika aku sudah merasa yakin, saat berhadapan dengan salah
satu dari mereka, selalu saja kalimat yang keluar adalah 'Ini Naufal
atau Nadhif?' Kalimat yang mengandung ketidakyakinan. 😊. Ujung -
ujungnya, aku selalu sukses 'dikerjain' si kembar......
"Naufal, bereskan mainannya. Kita mandi, ya," pintaku pada Naufal di suatu sore.
Sambil menunggu Naufal membereskan mainan, aku pun membereskan kasur dan bantal anak - anak. Saat aku kembali, Naufal sudah siap untuk mandi.
"Ini Naufal atau Nadhif?" tanyaku. Seperti biasa. Tidak yakin gitu.
"Nadhif."
"Lho? Tadi ibu minta Naufal yang mandi duluan. Tapi gak apalah kalau Nadhif yang siap duluan," aku berkata sambil membuka baju Nadhif.
Saat Nadhif sudah dibelakang, aku mendengar ibu guru memanggil, "Naufal, ayo masuk kamar mandi!"
Aku pun buru - buru ke belakang untuk memberitahu ibu guru, "Itu Nadhif, bu."
"Bukan. Ini Naufal. Lihat, nih unyeng - unyengnya cuma satu," jawab ibu guru dengan yakin.
Salah satu pembeda si kembar adalah unyeng - unyeng (bahasa Indonesianya apa, ya?). Naufal memiliki satu unyeng - unyeng. Sedangkan Nadhif memiliki dua.
Aku pun memegang kepala kembar yang mengaku Nadhif. Bener! Cuma satu unyeng - unyeng nya. Aku 'tertipu' lagi.. 😝.
(Posting : fb)
Komentar