Bahagia

Begini awalnya...

Ketika ada anak yang menangis atau bersedih, ibu guru akan menyemangatinya seperti ini, "Ayo, Nak. Tersenyum. Bahagia. Kita mau main di sekolah, nih. Kalau anak - anak bahagia, mainnya pasti senang."

Dan yang seperti ini, terjadi setiap hari, setiap saat. Hingga akhirnya...

Pagi ini, Bundanya Maica bercerita. Seusai mendapatkan mainan yang diinginkannya, Maica berkata pada ayah, "Yah, aku bahagia."

Tentu saja Ayah dan Bunda 'terkagum - kagum' dengan pilihan kata Maica. Sehingga tak bisa berkata - kata selain tertawa.

"Ayah bahagia gak?" tanya Maica lagi.

"Ayah gak bahagia," jawab sang Ayah. (Mungkin karena harus mengeluarkan uang buat membeli mainan. 😁 )

"Ayah, kita itu harus bahagia. Tersenyum, Yah," jawab Maica 'menasehati' sang Ayah. 

Sampai disini, kedua orang tuanya tak sanggup lagi untuk menahankan tawa geli.
Jadi.. seperti kata Maica, 'kita harus bahagia'. Kalau kata Bu Yayuk, 'bahagia itu pilihan'. 😁.

(Posting : fb)

Komentar

Postingan Populer