Salah Lihat
Dengan 25 anak di sekolah, berarti ibu guru harus hafal sekitar 20-an
pasang orang tua. Bila mereka diantar jemput oleh eyang putri / kakung,
om - tante, pakde - bude, kakak atau pengasuh, maka ibu guru juga harus
hafal wajah dan namanya. Karena ibu guru harus memastikan si anak
diantar dan dijemput oleh orang yang dikenal.
Bila kemudian terjadi 'salah mengenali' maka rasanya dapat dimaklumi. Apalagi ketika sore hari, saat mata kadang mengirimkan informasi yang salah ke 'komputer'. Maka seperti inilah yang terjadi...
"Danif dijemput bapak. Bereskan mainannya, ya. Trus ambil sepatu," ibu guru memberitahukan pada Danif.
Beberapa menit kemudian, Danif pun sudah siap untuk pulang. Ketika pintu gerbang di buka... surprise!!! Tak ada bapaknya Danif. Yang menunggu di depan adalah ayahnya Faaruuq. Danif pun kembali masuk tapi dengan menangis. Dan ibu guru pun harus menghiburnya, meminta maaf atas kesalahan penglihatan ini. 😀.
Maaf, ya Nak. Semakin sore, 'komputer'nya kadang sering ngambek.. 😜.
(Posting : fb)
Komentar